Tips Membendung Pelecehan Seksual Di Kantor
Pelecehan dan kekerasan seksual bisa terjadi di mana saja termasuk di tempat kerja. Saat menelusuri 170 kasus kekerasan terhadap perempuan selama Januari-Juni 2007, Institut Perempuan menemukan 21 persennya dilakukan oleh majikan atau bos di tempat kerja yang di dalamnya termasuk kekerasan dan pelecehan seksual.
Pelecehan seksual ini bisa dilakukan secara lisan misalnya ajakan kencan yang tidak diinginkan, berkomentar tak senonoh, dan pertanyaan menganggu tentang fisik. Atau juga ajakan berhubungan seksual sebagai imbalan promosi dalam pekerjaan.
Aksi-aksi tertulis seperti pesan pendek atau surat elektronik bernuansa seks dan mempertontonkan gambar tak senonoh juga termasuk pelecehan seksual. Begitu pula menyentuh, meraba, menyolek, menyenggol, dan melempar benda ke bagian tubuh tertentu. Apalagi jika pelaku melakukan bahasa tubuh yang berkonotasi seks atau memandang penuh nafsu ke bagian tubuh yang sensitif, dua hal ini sudah jelas melecehkan.
Jika mengalami hal-hal ini, Anda bisa sebaiknya:
1.Kemukakan penolakan dan keberatan terhadap ulah tak menyenangkan atasan.
2.Minta bantuan rekan kerja untuk menghadapi pelaku pelecehan bersama-sama. Jangan ragu mengadukan kepada bagian personalia atau serikat pekerja di kantor Anda.
3.Jauhi orang yang pernah melecehkan atau terkenal suka melakukan pelecehan karena pada umumnya mereka akan mengulangi perbuatannya.
4.Sebisa mungkin jangan hanya berdua dalam satu ruangan bersama atasan yang punya kecenderungan melakukan pelecehan seksual. Jika terpaksa, usahakan jendela atau ruangan tersebut tidak tertutup.
5.Jika pelakunya bos besar perusahaan tempat Anda bekerja dan aksi-aksinya sulit dihentikan, ada baiknya Anda mencari pekerjaan lain daripada menjadi korban kekerasan seksual.
6.Jika Anda menjadi korban pelecehan seksual, kumpulkan bukti-bukti dan catat kejadian dengan teliti yang bisa menguatkan laporan ke bagian personalia, lembaga bantuan hukum, atau kepolisian.
Korban pelecehan seksual di tempat kerja umumnya takut mengadukan masalahnya, apalagi jika pelaku adalah atasannya. Mereka membutuhkan dukungan, jadi jika Anda menemukan kejadian ini di kantor berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan:
1.Tegurlah si pelaku
2.Berikan dukungan moral pada korban pelecehan dengan cara mendengarkan keluhannya.
3.Jangan paksa korban menceritakan pengalaman buruknya di depan orang lain.
4.Dampingi dan jadilah saksi jika ia ingin mengadukan masalahnya ke bagian personalia atau ke aparat hukum.
(Disarikan dari berbagai sumber, salah satunya yang banyak dicontek itu booklet “Langkah-langkah Untuk Menghindari Pelecehan Seksual di Tempat Kerja” yang diterbitkan Mitra Perempuan. Kalau ANda menjadi korban pelecehan seksual dan butuh pendampingan hubungi saja lembaga ini di 021-837 90010)