Perpustakaan Supernatural
Sam dan Dean. Kenal nama itu? Dua kakak beradik yang menghabiskan banyak waktu di perpustakaan dan kalau menemukan masalah mereka akan mencari profesor pakar mitos dan cerita rakyat alias antropolog. Mungkin kehidupan mereka terdengar membosankan sampai Anda tahu pekerjaan sehari-hari mereka adalah memburu dan membunuh makhluk supernatural.
Sayangnya mereka tidak nyata, Hanya rekaan sutradara Philip Sericcia bersama Eric Kripke dan Bill Coakley yang menulis scenario film seri televisi Supernatural.
Setiap pukul setengah sembilan malam, layar televisi di kantorku otomatis di saluran televisi Trans 7 dimana Supernatural ditayangkan. Banyak alasan orang menyukai serial ini, mungin sebagian terkenang dengan serial Friday the 13th ketika TVRI masih satu-satunya televisi di Indonesia. Bedanya dulu tokohnya adalah pengelola toko Curious Goods dan memburu barang-barang mistis untuk diamankan di lemari besi mereka.
Salah satu yang menurutku menarik adalah kebiasaan mereka mencari informasi untuk mengidentifikasi makhluk terkutuk apa yang tengah dihadapi. Bukan lewat kemampuan paranormal atau mengintip babon ilmu sihir milik tiga bersaudara Halliwell, melainkan dengan menelusuri kliping koran di perpustakaan kota.
Yang jelas saat ini aku salut dengan dispilin akademik yang ditunjukkan film Supernatural lewat para tokohnya. Ketika menghadapi masalah bukan panik atau asal, tapi riset terlebih dahulu dengan mencari informasi di perpustakaan atau berkonsultasi dengan akademisi. Memang langkah ini sangat “barat” karena berusaha merasionalisasi hal-hal supranatural yang di luar batas akal. Tapi knowing what you’re up against will do you good.
Tapi kalau Winchester bersaudara itu harus memburu makhluk di Indonesia mereka bisa dipastikan kewalahan, bukan karena jenis setannya berbeda tapi karena tidak semua kota punya perpustakaan yang memiliki koleksi informasi lengkap dengan angka tahun lebih dari dua digit. Berkat jasa pemerintahan orde baru yang memperketat izin pendirian media massa, berbagai kejadian yang terjadi di tiap kota berlalu tanpa ada koran lokal yang mendokumentasikannya.
Penduduk Jakarta bisa dibilang beruntung karena Perpustakaan Nasional di Salemba memiliki koleksi surat kabar hingga ke masa awal 1900-an yang bisa dibaca di koran Pemberita Betawi. Lalu ada juga Perpustakaan Umum Daerah di Kuningan yang sedikit memuat koleksi soal kota Jakarta. Belum lagi ada kantor departemen pemerintahan dan beberapa museum yang juga punya perpustakaan meski jangan terlalu banyak berharap soal kualitas informasi yang ada.
Katakanlah Sam atau Dean dan menemukan fenomena supernatural di Gedung Indosat di daerah Thamrin, dimana mereka harus mencari informasi? Aku sendiri tidak tahu.
Untungnya masih ada internet dan blog yang memungkinkan seseorang yang mengetahui sebuah informasi bisa membaginya ke banyak orang. Senadainya Anda menemukan fenomena supernatural di gedung tadi Anda bisa masuk ke blog kawan saya di http://gravity.blogdrive.com dan menemukan informasi berikut:
Helena Petrovna Blavatsky hidup di kurun tahun 1831 hingga 1891. Dia terkenal dengan panggilan Madame Blavatsky. Dia adalah salah satu prominen aliran spiritual bernama Teosofi. Teosofi punya cap, atau segel, yang didominasi oleh dua buah segitiga yang sering disebut Star of David. Melalui rentang waktu sekian lama, disaksikan pergolakan sejarah, Bintang Daud pun kembali ke Medan Merdeka Barat. Tepat di tengah logo Indosat.
Aku sendiri heran darimana dia bisa mendapatkan info soal itu. Tapi akan sangat menyenangkan jika anggaran daerah juga dibelanjakan untuk membangun perpustakaan daerah yang koleksi lengkap dan petugasnya aktif mencari catatan soal sejarah kota itu seperti yang dibuat kawanku itu.
image: supernatural publication from wikipedia.com

waaah anda mendeskripsikan film dr sudut yg sangat sempurna…
nice touch…
can i take this inspired ??
niez
June 16, 2008
[...] melirik Bapak itu dan agak sedikit iba. Hidupnya pasti kayak Dean dan Sam Winchester di film SUPERNATURAL , soalnya semua orang yang mati pasti datang ke dia kan? [...]
kala cewek kos menggoda saat mengurus stnk « the 8th dimension
June 18, 2008
keren abizzzzzzzz………..
pokoknya nyesel klo tidak nonton………
nj
November 9, 2008
uwh…………..
film.y lutu angeth………..
yuli
December 1, 2008
I’m so inspired….to you,
and to Sam and Dean too…
kalau di indonesia gini dimana ya,kalau mau nyari buku-buku mitologi yunani,antropologi,urbandlegend…
or some kinds like that…
Jilliant Winchester
December 7, 2008
Saya tdk akan terlewatkan filmnya.
Filmnya bgs bgt!
Please trans7,
jgn stop film ini.
Anisa
December 8, 2008
rasa-rasanya, kuntilanak gaa mungkin masuk di koran suluh indonesia atau media indonesia kand?? haha
risa efriani
December 9, 2008
Sebenernya Supernatural itu kapan sih?
Kemaren, tanggal 8 Desember 2008.
Supernatural kok gag ada ya?
Malah adanya BAJAJ BAJURI yang gag
penting itu???
Apa diganti? Jam berapa gantinya?
TRANS7 gimana siiihhh???
QQ
December 9, 2008
keren aza…
Filmnya Tapi….
hehehehe
demis
December 10, 2008
euy…skrang kug gak da lagi sich?Trans7 gila ya??? tayangin lagi dunk..please jangan mlam2 ya…jam 1/2 9 nan gak pa2 pokoknya jng terlalu mlam
fio3
December 13, 2008
Kalau buku mitologi Yunani dan antropologi di toko buku juga banyak koq, kalau urband legend sih gak tau deh
8zone
December 17, 2008
ya iyalah masa ya iya eh apa tuh putih-putih arrrggh……!!!!!!!!! oh Panu, kirain kuntilanak
8zone
December 17, 2008
mungkin di teve rumahnya QQ ada setan Bajaj, jadi filmnya berubah, bergantinya film jadi Bajaj Bajuri itu juga kayaknya fenomena supernatural
8zone
December 17, 2008
i love supernatural so much
cacha
December 20, 2008
trans 7 gmn se,q tu dah nunggu film ni berbln2
skrg ad,tp ko jm tayangx g jls gt
virgi
December 21, 2008